Disbimacipta Gelar Rapat Koordinasi KPA dan PPTK untuk Optimalisasi Pelaksanaan Pekerjaan Fisik
Pinrang – Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (Disbimacipta) Kabupaten Pinrang menggelar rapat koordinasi bersama Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pelaksana kegiatan fisik di Ruang Kepala Dinas sebagai upaya memperkuat koordinasi serta mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan fisik Tahun Anggaran 2026.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pinrang dan dihadiri oleh para KPA, PPTK, pejabat struktural terkait, termasuk para kepala bidang di lingkungan Disbimacipta.
Dalam arahannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang efektif antara KPA dan PPTK guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan, jadwal yang telah ditetapkan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain membahas langkah strategis pelaksanaan pekerjaan fisik Tahun Anggaran 2026, Kepala Dinas juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik pada tahun sebelumnya. Dalam evaluasi tersebut disampaikan bahwa berbagai capaian yang telah diraih perlu dipertahankan, sementara sejumlah kendala yang masih ditemui di lapangan harus menjadi bahan pembelajaran agar tidak terulang pada pelaksanaan kegiatan tahun ini.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas menyoroti beberapa paket pekerjaan pembangunan jembatan yang hingga saat rapat berlangsung belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Beliau meminta penjelasan mengenai kendala yang dihadapi, baik yang berkaitan dengan proses pengadaan, administrasi, kesiapan teknis, maupun faktor lainnya yang berpotensi menghambat dimulainya pekerjaan. Kepala Dinas menegaskan agar seluruh hambatan segera diselesaikan melalui koordinasi yang intensif sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat segera dimulai sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Selain mengevaluasi pelaksanaan kegiatan fisik, Kepala Dinas juga menanyakan perkembangan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada seluruh bidang yang memiliki target pendapatan. Dari hasil pemaparan masing-masing bidang, diketahui masih terdapat beberapa jenis layanan yang realisasi PAD-nya belum mencapai target yang telah ditetapkan.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas meminta seluruh kepala bidang yang serapan PAD-nya masih rendah untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyebab belum optimalnya realisasi pendapatan. Evaluasi tersebut diharapkan mencakup aspek pelayanan, proses administrasi, koordinasi dengan instansi terkait, serta upaya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat agar potensi PAD yang menjadi kewenangan Disbimacipta dapat dimaksimalkan hingga akhir tahun anggaran.
Lebih lanjut, Kepala Dinas mengingatkan agar setiap PPTK senantiasa melakukan pengendalian terhadap progres pekerjaan di lapangan, mulai dari aspek administrasi, mutu pekerjaan, waktu pelaksanaan, hingga realisasi keuangan. Pengawasan yang konsisten dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah keterlambatan pekerjaan maupun kendala teknis yang dapat memengaruhi pencapaian target pembangunan.
Menutup arahannya, Kepala Dinas menegaskan pentingnya Rapat Koordinasi ini menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pada tahap persiapan maupun pelaksanaan pekerjaan, sekaligus merumuskan langkah-langkah penyelesaian secara cepat dan tepat. Seluruh KPA dan PPTK diminta meningkatkan intensitas koordinasi, mempercepat penyelesaian setiap tahapan pekerjaan, serta memastikan seluruh paket kegiatan dapat berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Komentar
Tidak ada komentar.